C-Reactive Protein (CRP) Testing

Peradangan (pembengkakan) dari arteri-arteri adalah faktor risiko untuk penyakit kardiovaskular. Ia telah dihubungkan pada peningkatan risiko penyakit jantung, serangan jantung, stroke dan penyakit arteri peripheral.

Untuk melihat apakah arteri-arteri anda meradang sebagai akibat dari atherosclerosis, dokter-dokter dapat menguji darah anda untuk C-reactive protein (CRP). Tubuh menghasilkan CRP sewaktu proses umum dari peradangan. Oleh karenanya, CRP adalah "penanda" untuk peradangan, yang berarti kehadirannya mengindikasikan keadaan peradangan yang meningkat didalam tubuh.

CRP dan Risiko Penyakit Kardiovaskular Pada studi-studi yang melibatkan jumlah yang besar dari pasien-pasien, tingkat-tingkat CRP tampaknya berkorelasi dengan tingkat-tingkat dari risiko kardiovaskular. Kenyataannya, CRP tampaknya memprediksi risiko kardiovaskular paling sedikit sebaik yang dilakukan tingkat-tingkat kolesterol. Data dari studi kesehatan dokter-dokter, percobaan klinik yang melibatkan 18,000 dokter-dokter yang terlihat sehat, menemukan bahwa tingkat-tingkat dari CRP yang naik dihubungkan dengan peningkatan risiko serangan jantung sebesar tiga kali.

Pada studi kesehatan wanita Harvard, hasil-hasil dari tes CRP adalah lebih akurat daripada tingkat-tingkat kolesterol dalam memprediksi persoalan-persoalan koroneri. Dua belas penanda-penanda yang berbeda dari peradangan dipelajari pada wanita-wanita yang sehat dan sudah menopause. Setelah tiga tahun, CRP adalah peramal risiko yang paling kuat. Wanita-wanita dalam kelompok dengan tingkat-tingkat CRP yang paling tinggi adalah lebih dari empat kali lebih mungkin telah meninggal dari penyakit koroneri, atau telah menderita serangan jantung yang tidak fatal atau stroke. Kelompok ini juga lebih mungkin telah memerlukan prosedur kardiak seperti angioplasty (prosedur yang membuka arteri-arteri yang tersumbat dengan menggunakan tabung fleksibel) atau operasi bypass daripada wanita-wanita dalam kelompok dengan tingkat-tingkat yang paling rendah.

Mengukur CRP CRP diukur dengan tes darah sederhana, yang dapat dilakukan pada saat yang sama dimana kolesterol anda diperiksa. Satu tes sejenis ini adalah tes C-reactive protein (HS-CRP, juga disebut ultra-sensitive CRP atau US-CRP) yang sangat peka.
Risiko ditentukan berdasarkan pada hasil-hasil tes anda.

CRP Risiko untuk Penyakit Kardiovaskular
Kurang dari 1.0 mg/L Rendah
1.0-2.9 mg/L Menengah
Lebih besar dari 3.0 mg/L Tinggi

Adalah penting untuk mencatat bahwa peradangan yang disebabkan oleh kondisi-kondisi lain, seperti infeksi, penyakit, atau keluarnya arthritis yang serius, dapat menaikan tingkat-tingkat CRP. Sebelum mendapatkan tes CRP, beritahukan dokter anda kondisi-kondisi medis lain mana yang anda punya.

Perlukah Tingkat CRP Saya Diuji ?
Untuk sekarang, mereka yang berisiko tinggi untuk penyakit kardiovaskular harus mempertimbangkan memasukan suatu tes CRP bersama dengan analisa lipid (lemak) standar mereka. Ini termasuk orang-orang dengan paling sedikit satu atau kombinasi dari faktor-faktor risiko berikut:

Serangan jantung atau stroke sebelumnya Sejarah penyakit kardiovaskular keluarga Tingkat-tingkat kolesterol yang naik Seorang pria Perokok sigaret Diabetes atau tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol Ketidakaktifan fisik Berat badan yang berlebihan Sebagai tambahan, penelitian menyarankan bahwa adalah mungkin menguntungkan untuk mempunyai tingkat CRP anda diuji jika anda akan menjalani perawatan jantung seperti angioplasty. Minta pada dokter anda untuk petunjuk-petunjuk spesifik mengenai situasi anda.

Perawatan untuk CRP yang tinggi Untuk mengurangi risiko kardiovaskular anda, anda harus membuat perubahan-perubahan gaya hidup, seperti diet (makanan) jantung sehat, latihan, mengontrol diabetes, berhenti merokok, mengontrol tekanan darah tinggi, dan minum lebih sedikit alkohol.

Untuk mereka yang dengan tingkat CRP yang naik, meminum aspirin mungkin menyediakan perlindungan terhadap penyakit kardiovaskular. Obat-obat yang menurunkan kolesterol mungkin juga mengurangi CRP. Dokter anda akan meresepkan obat-obat dan dosis-dosis yang tepat untuk merawat kondisi anda.

2 Response to "C-Reactive Protein (CRP) Testing"

  1. Jacob clen July 17, 2014 at 11:18 PM
    Lab testing need a good lab testing equipments. good testing equipments can make testing easy.
    Custom quartz parts
    http://www.precisioncells.com/custom-cuvette-and-flow-cell-manufacturing
  2. Ina Amrina December 23, 2015 at 6:06 AM
    Slmt malam,sy ibu dr 2 org putri,pd thn 2014 tepat pd akhir Juni,putri pertama saya panas tinggi,kami membwa ke rs,cek darah dll,setelah itu temukan CRP nya naik,wktu itu nilai CRP 48,dokter mengatakan ini sudah abnormal,sedangkan nilai 12 sj sdh termasuk tinggi CRP tsb. Dirawatlah putri kami pd saat itu 2hari 3mlm,tp diagnosa terakhir menunjukkan bahwa putri kami terkena DHF atau demam berdarah,yg mmbuat sy bingung adakah hubungannya antara CRP naik dgn demam berdarah?dan yg ingin sy tanyakan,apakan dg test CRP dpt mengtahui sakit ginjal pd anak?krn akhir2 ini putri kami sering mengalami bengkak,kadang pd bibir,kadang kelopak mata,kadang jari jemari tp tidak semua jari,hanya sebagian kecil sj,terima kasih atas waktunya,mdh2an sy mdapatkan penjelasan yg cukup jelas,harus bgmn sy,mebwa putri kami tes lab / bagaimana,selamat malam.

Post a Comment